Posts

Showing posts from 2026

Politik : Manusia hanya Mencari Keuntungan

Image
Gambar dibuat oleh AI Kegaduhan yang terjadi di media sosial saat ini benar-benar membuatku agak risih, rakyat vs rakyat. dua kubu yang saling mentolol-tolol satu sama lain dan merasa maha benar dengan segala statementnya. ketika merasa tyidak sepaham, satu sama lain saling menuduh buzzer. pro pemerintah disebut buzzer pemerintah, yang kontra dengan pemerintah disebut buzzer oligarki.  Di media sosial, kubu yang kontra dengan pemerintah  memprotes mengenai MBG, karhutla, kemudian kopdes, sekolah rakyat, dan yang terbaru mengenai pajak. Lalu aku ada di kubu mana? Jujur, aku di kubu yang pro untuk program yang kuanggap bagus, aku apresiasi. Dan untuk tindakan atau program yang kurang bagus, aku juga ikut mengkritik, mempertanyakan, dan mencari tahu. Bahkan untuk program yang sebenarnya aku sudah pro pun, aku mencoba melihat dari sudut pandang yang kontra. Barangkali pemikiranku salah. atau juga sebaliknya. Aku pernah baca jawaban Meta mengenai penilaiannya tentang presiden saat ...

Patriarki Diciaptakan oleh Perempuan itu Sendiri

Image
Zaman dulu, anak laki-laki dijadikan sebagai anak emas yang dimanjakan oleh seorang ibu. Anak-laki-laki tidak disuruh melakukan pekerjaan rumah, berbeda dengan perempuan yang disuruh bangun pagi dan langsung mengerjakan pekerjaan rumah. Dulu, banyak perempuan tidak bekerja, dan bergantung pada laki-laki. Sehingga perempuan full mengerjakan pekerjaan rumah, dan laki-laki bekerja di luar.  Namun di jaman sekarang, hal ini sudah tidak relate lagi. Kenapa? karena perempuan juga menghasilkan uang. Jadi, seharusnya tidak ada lagi penspesialan untuk laki-laki tidak mengerjakan pekerjaan rumah. Ah, kamu nulis ini karena kamu perempuan, ya? Tentu tidak. Pekerjaan rumah bukan milik perempuan seorang. Pekerjaan rumah adalah cara bertahan hidup. ketika seorang laki-laki atau perempuan keluar dari rumah untuk bekerja, kemudian mereka tinggal sendiri, mereka harus mampu mengurus diri mereka sendiri. dan terbiasa dengan pekerjaan pekerjaan rumah seperti ini (mencuci baju, mencuci piring, menyapu,...

Belajar dari Syahrini

Image
  (Foto diambil dari : suara.com) Siap sih orang yg Indonesia yang tidak kenal Incess Syahrini? Yup, sekarang beliau sudah dikaruniai momongan seorang putri dari pernikahannya dengan Reino Barack. Sekarang, Syahrini come back dengan rilis single baru, dia juga datang ke beberapa podcast dan acara televisi. Beliau bahkan akan melakukan konser dengan harga mulai dari 500.000 sampai 35.000.000 dan kerennya untuk VVIP tersebut sudah sold. Keren kan... 🥹 Jujur, dulu agak risih dengan pembawaan centil Syahrini. Aku akui Syahrini memang cantik, namun sangat centil dan itulah yang membuat banyak orang menghujatnya. Namun yang hebat dari Syahrini adalah, dia tidak pernah menanggapi hinaan atah cercaan dari netizen. Padahal jujur, pada saat itu menyakitkan banget hinaan netizen.  Kerennya, Syahrini menanggapi hujatan netizen dengan centil dan manja, dia bilang bahwa hinaan netizen tidak mempengaruhi jumlah saldo di rekeningnya. Dan ini statement keren menurutku. Setelah vacuum selama ...

Pertemanan : Berteman dengan siapapun, walau tidak satu Frekuensi

Image
Semakin ke sini, aku semakin menyadari bahwa kita mungkin bisa kenal baik dengan seseorang, akrab. namun bisa jadi, kita tidak satu frekuensi dengan mereka. Ketika aku merasa senang berteman dengan seseorang, tapi dalam hati aku merasa kurang sreg, itu berarti kita tidak satu frekuensi. aku tak mau terlalu memaksakan karena dikhawatirkan malah ada gesekan yang tidak perlu dalam pertemanan. Sehingga aku lebih memilih menjaga batasan saja. Makin ke sini juga aku makin menyadari bahwa Diam adalah hal yang baik, ketika kita tidak punya obrolan yang relevan atau yang ingin diutarakan pada saat itu, Diam meski canggung adalah solusi terbaik.Dulu, aku sering memaksakan diri untuk selalu bicara. Namun sekarang, aku tidak ingin seperti itu lagi. aku belajar untuk lebih banyak mendengarkan daripada bicara. Ada beberapa hal yang mulai aku sadari seiring bertambhanya usia dalam dunia pertemanan : 1. Jangan minder, bergaul lah dengan percaya diri 2. Tapi tetap Tau batasan 3. Tak perlu memaksakan un...