Semakin ke sini, aku semakin menyadari bahwa kita mungkin bisa kenal baik dengan seseorang, akrab. namun bisa jadi, kita tidak satu frekuensi dengan mereka. Ketika aku merasa senang berteman dengan seseorang, tapi dalam hati aku merasa kurang sreg, itu berarti kita tidak satu frekuensi. aku tak mau terlalu memaksakan karena dikhawatirkan malah ada gesekan yang tidak perlu dalam pertemanan. Sehingga aku lebih memilih menjaga batasan saja.
Makin ke sini juga aku makin menyadari bahwa Diam adalah hal yang baik, ketika kita tidak punya obrolan yang relevan atau yang ingin diutarakan pada saat itu, Diam meski canggung adalah solusi terbaik.Dulu, aku sering memaksakan diri untuk selalu bicara. Namun sekarang, aku tidak ingin seperti itu lagi. aku belajar untuk lebih banyak mendengarkan daripada bicara.
Ada beberapa hal yang mulai aku sadari seiring bertambhanya usia dalam dunia pertemanan :
1. Jangan minder, bergaul lah dengan percaya diri
2. Tapi tetap Tau batasan
3. Tak perlu memaksakan untuk menambahi obrolan jika memang tidak ada yang ingin diutarakan. lebih banyak mendengarkan itu jauh lebih baik.
4. Jangan memberikan nasehat jika tidak diminta
5. Jangan jadi emosional sponge, ketika seseorang curhat, cukup dengarkan. Tak perlu kamu ingat-ingat, karena seseorang curhat hanya ingin didengar.
6. Kosongkan gelas. Jangan merasa hebat.
7. Tidak ada yang namanya fake, semua topeng yang kamu pakai adalah dirimu. Kamu hanya menyesuaikan sesuai kondisi, dan semua orang menggunakannya.
8. Jangan rusak pertemanan dengan hutang
9. Bantu orang sesuai kemampuan, jangan dipaksakan
10. Hiduplah sesuai kemampuan
11. Jangan baper, jika kurang nyaman dengan orang tersebut, beri batasan jelas
12. Mulutmu harimaumu

No comments:
Post a Comment