Politik : Manusia hanya Mencari Keuntungan

Gambar dibuat oleh AI

Kegaduhan yang terjadi di media sosial saat ini benar-benar membuatku agak risih, rakyat vs rakyat. dua kubu yang saling mentolol-tolol satu sama lain dan merasa maha benar dengan segala statementnya. ketika merasa tyidak sepaham, satu sama lain saling menuduh buzzer. pro pemerintah disebut buzzer pemerintah, yang kontra dengan pemerintah disebut buzzer oligarki. 

Di media sosial, kubu yang kontra dengan pemerintah  memprotes mengenai MBG, karhutla, kemudian kopdes, sekolah rakyat, dan yang terbaru mengenai pajak.

Lalu aku ada di kubu mana? Jujur, aku di kubu yang pro untuk program yang kuanggap bagus, aku apresiasi. Dan untuk tindakan atau program yang kurang bagus, aku juga ikut mengkritik, mempertanyakan, dan mencari tahu. Bahkan untuk program yang sebenarnya aku sudah pro pun, aku mencoba melihat dari sudut pandang yang kontra. Barangkali pemikiranku salah. atau juga sebaliknya.

Aku pernah baca jawaban Meta mengenai penilaiannya tentang presiden saat ini, kemudian Meta menjawab bahwa : "Keberhasilan seorang presiden dalam memimpin suatu negara dilihat dari tantangan global, kondisi saat ini, keberhasilan program, dan kegagalan program." Barulah kita bisa menilai apakah program presiden saat ini sudah bagus atau tidak.

Kondisi global saat ini krisis BBM (ini kondisi di dunia ya), Perang, dan hubungan memanas antara Indo dengan Singapura dan malaysia akibat karhutla, kemudian beberapa program yang banyak dianggap bermasalah dan berlebihan yaitu MBG.

Aku ingin memberikan penilaian untuk beberapa program yang bagus menurutku :

1. MBG : 

sisi negatif menurut netizen : ini banyak dinilai menghamburkan APBN dan tidak efisien. awalnya aku juga berpikir, lebih baik dibagikan saja uangnya. namun kemudian aku melihat sisi yang lain, 

Sisi positif : yaitu pembukaan lowongan pekerjaan. Kebanyakan yang kerja di sini adalah orang yang usianya menurutku usianya sekelas ibu bapak atau di atas 30an (kebanyakan ya) jadi, program ni memiliki 3 manfaat : 1. memberi makan anak bangsa 2. membuka lowongan pekerjaan 3. penyerapan sumber daya alam setempat karena MBG bahannya harus dari daerah sendiri. 4. membuka peluang usaha baru sebagai penyuplai bahan makanan. karena harga itu berkaitan dengan permintaan dan pengadaan, maka jika dilapangan ada kekurangan suplai itu membuka peluang untuk orang yang punya modal bergerak di bidang yang sama. misalnya peternak dan petani sayur.

2. Sekolah Rakyat : awalnya aku juga mempertanyakan kenapa ada sekolah rakyat yang didirikan dinas sosial. kenapa bukan dinas pendidikan? namun setelah aku tahu bahwa ini untuk rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan, aku mendukung program ini.

Ini bagus pol buat anak-anak yang bukan hanya tidak punya uang buat beli buku, bahkan tidak punya uang buat makan. sekolahnya seperti kelas internasional, ada asrama, makan gratis dari MBG, seragam, buku, semuanya gratis.

3. B50 : Inovasi yang cukup berani menurutku. satu sisi presidem dihina oleh netizen presiden nyawit, namun sawit ini yang membuat dunia persolaran di indonesia aman. bayangkan, jika kita masih bergantung sepenuhnya pada import, bisa 'waduh' judulnya. mungkin harganya jadi lebih tidak masuk akal (ditengah gempuran perang di timur tengah dan rusia sana) pemerintah Indonesia mengoptimalkan invoasi sawit ini agar melindungi stabilitas energi, harga solar, dan ketersediaan solar.

mengenai kelangkaan pertalite aku juga kurang paham sih, tapi kok aku bisa beli pertalit di tempat eceran ya? kalau tidak salah aturan sekarang setiap kendaraan hanya dibatasi maksimal 5 liter untuk isi pertalit.

apakah harus sistemnya diperbarui seperti di malaysia menggunakan EKTP? karena katanya di malaysia subsidi itu terdata di EKTPNya. kalo seorang warga malaysia sudah membeli bbm subsidi sesuai kapasitas perbulannya misalnya 20 liter, maka jika beli bbm lebih dari itu, orang tersebut tidak lagi mendapatkan bbm bersubsidi karena jatah bbm subsidinya sudah habis.


4. Kopdes : Ternyata kopdes ini berkesinambungan dengan MBG. kenapa? karena nanti MBG akan disuplai dari kopdes, kopdes dapat barang dari mana? dari petani langsung, petani wilayah setempat. manfaatnya apa? manfaatnya memutus beberapa lapis tengkulak dari petani--kopdes--pasar--konsumen. atau bahkan dari petani-->kopdes-->konsumen/masyarakat. sehingga harga bisa didapat lebih murah. selain itu produk di sini juga disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya lebih murah.

lalu bagaimana dengan warung kecil? bagaimana dengan alfamart dan indomart?


menurutku warung kecil bisa belanja di koperasi untuk dijual kembali. toh, banyak orang yang mageran luar biasa bahkan untuk belanja. tapi memang koperasi ini punya dua mata pisau, salah satunya ini bersaing dengan pedagang grosiran. koperasi untuk kesejahteraan desa, toko grosir untuk pribadi. memang pasti program ini akan bergejolak. tinggal pilih saja mau menguntungkan yang mana.

menurutku berjalan baiknya kopdes ini harus didukung oleh pegawai yang antikorupsi dan pemerintah desa yang supportif, juga sistem yang memadai sehingga pengawasan dan operasionalnya berjalan dengan baik tanpa ada kusuk kusuk.

ada salah satu contoh di desa tetangga yang koperasi (bukan kopdes) sudah berjalan, setiap orang yang berbelanja di koperasi dapat voucher, kemudian dari kemajuan desa dan koperasi ini setiap ada perayaan 17an atau maulidan masyarakat tidak pernah lagi dipinta sumbangan. karena sudah ada dana yang memadai untuk perayaan. dan menurutku ini hebat sih. mungkin bisa dicontoh oleh kopdes.

5. Pemangkasan waktu tunggu hajian

pemangkasan waktu tunggu hajian yang sebelumnya 26 tahun jadi 14 tahun saja. WOW. tapi memang kenaikan terjadi karena nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah sedangkan pembayaran banyak menggunakan USD. alhasil, naiknya lumayan banget. apalagi sekarang biaya-biaya di sana juga naik. makanya tarifnya juga ikut naik, begitulah info yang aku daoat dari google.


6. Penanganan Karhutla

Presiden sudah memberikan arahan untuk menghapus perda pembakaran hutan. Ini langkah bagus sih, kalo dibiarkan saja, kita tidak tahu siapa yang bakar. apakah birokrasi, oligarki, atau masyarakat. lebih baik hapus perdanya agar tidak ada potensi salah tangkap atau kebakaran langganan tiap tahun. kebakaran ini sudah tiap tahun terjadi, solusi yang paling tepat ya hapus perda dan hukum pelaku kembakaran hutan.

Lalu, Presiden juga tidak terburu-buru menetapkan  status karhutla menjadi bencana nasional demi menangkap pelaku utama dan membuat mereka bertanggung jawab. hasilnya bagaimana sekarang? terancam pembekuan izin, ganti rugi akibat karhutla, dan tanggung jawab pelestarian lingkungan (aku liat di artikel.googling aja atau coba tanya gemini,chatgpt, atau meta.


7. Perbaikan sekolah dan jembatan

target pemerintah sampai akhir Desember ini adalah : perbaikan 2500 jembatan dan 70.000 sekolah. Nah, kalo ada yang jembatannya putus,rusak, sekolah hampir ambruk, segera laporkan. Bisa ke dinas setempat atau ke mana aku gak tahu... hehe boleh yang tahu info ya.


8. Tidak melakukan import beras

Jujur, sebagai petani yang biasnaya makin panen harga malah makin murah sekarang bahagia karena harga stabil. Bukan tidak ingin harga beras murah, tapi emmang modal nyawah itu sudah mahal. biaya tenaga kerja mahal, bayangkan kalau didarehaku itu sabedug (pagi sampe dzuhur) bayarannya 100.000 kalo laki-laki, kalo perempuan 80.000 seharinya. belum biaya pestisida atau obat-obatan, belum lagi biaya traktor, mesin panen, pompa air pas kekeringan di sawah. semuanya butuh biaya. saat ini pupuk murah dan mudah didapat. hanya saja hal lainnya yang lumayan modalnya.


Yang tidak saya sukai dari pemerintah :

1. Ikut Join BOP : dulu aku mikir, kenapa pak presiden malah ikut BOP. udah tahu BOP isinya apa. tapi setelah aku pikir lagi dan aku tahu bahwa dengan gabung di BOP pemerintah indo bisa mengirimkan tentara ke Gaza untuk melindungi gaza (setauku) dibalik itu semua aku yakin ada hal-hal yang tidak kita ketahui jika tidak gabung BOP. karena namanya negara masalahnya kompleks bukan cuma internal tapi juga global dan bahkan mungkin ancaman. who knows?


Ada bebarapa teman yang secara tegas mengakui bahwa dia tidak suka dengan presiden saat ini apapun programnya, intinya dia tidak suka secara personal pada pak presiden. entahlah alasannya, tapi dia bilang, saya tidak suka presiden yang joged joged.


kemudian yang lainnya pernah juga mengatakan bahwa dia tidak setuju program MBG karena anaknya tidak suka makan MBG, rasanya tidak enak, dan khawatir keracunan. sehingga dia lebih memilih menerima uangnya saja daripada makan di sekolah (MBG), intinya dia tidak peduli apa manfaat MBG bagi orang lain yang dia pedulikan adalah MBG tidak menguntungkan baginya. dia juga bilang, dia tidak kerja di MBG, saudara juga tidak ada yang kerja di MBG, makanannya tidak dimakan slelau terbuang. begitulah kiranya jawabannya ketika aku menjelaskan manfaat MBG yang aku tahu padanya.


Lalu aku setuju sih demo naikkan gaji UMR daerah hehe ... tolong naikkan gaji.


Lalu banyak sekali para ahli yang saling bertentangan di media sosial atau mahasiswa yang mendemo atau melakukan kritik pada pemerintah. Menurutku sih, menyampaikan kritik itu memang perlu, tapi harus dibarengi dengan saran (sesuai dengan presepsi pribadi yang terpikirkan) karena yang namanya kritik apalagi untuk pemerintah, fungsinya bukan untuk debat, tapi untuk diskusi demi kemajuan negara. bukan mengkritik, kemudian menolak semua penjelasan dan solusi, namun menyuruh memberikan solusi dengan alasan karena pemerintah sudah dibayar rakyat tapi tidak bisa juga memebrikan gambaran kritik ini arahnya ke mana. kan jadi bingung, harusnya baiknya secara pandangan kita itu bagaimana. biar didiskusikan bersama. kritik itu bukan senjata untuk menyerang, tapi untuk membangun. Jadi, kritik itu perlu. 

Saya tidak suka dengan narasi yang menjatuhkan indonesia seperti indonesia gelap, indonesia bubar, indonesia ini dan itu lah pokoknya yang narasinya seolah memberikan afirmasi negatif untuk kemajuan bangsa ini. saya selalu berdoa semoga indonesia maju, merdeka, hebat, dan rakyatnya makmur sejahtera.

Semoga Indonesia menjadi negara yang hebat, negara yang kuat, kaya, dan rakyatnya makmur sejahtera. aamiin....

Saya harap kita semua berhenti untuk saling menghujat, meremehkan satu sama lain, dan bermusuhan hanya karena pro dan kontra. 

Comments

Popular posts from this blog

Mau kirim Scipt FTV atau ide sinetron? ke sini nih! Daftar Alamat PH di Indonesia

Kata-kata yang Cukup Penting dalam Novel

Kegiatan Baim Day 3