Thursday, 25 June 2020

Share ilmu purchasing buat Elo yang kerja sebagai Purchasing

Di sebuah perusahaan pasti ada yang namanya purchasing, entah perusahaan kecil atau besar walau perannya biasanya berganda - ganda kalau diperusahaan kecil. Purchasing adalah orang yang bertugas untuk membeli barang-barang kebutuhan perusahaan. Baik itu barang produksi maupun office.

Tugas purchasing selain membeli barang adalah melakukan negoisasi dengan supplier. Negosiasi itu dilakukan untuk mendapatkan penawaran harga terbaik, service yang baik, dan kualitas yang baik. Tak jarang, purchaser harus melakukan perbandingan harga dengan beberapa supplier penyedia barang yang sama.

Sebagai orang yang juga bekerja sebagai purchasing, mamak mau memberikan informasi untuk para purchasing baru nih. Berikut ini adalah tips buat purchaser :

1. Mengetahui Spek barang yang dibutuhkan, merk, dan size atau qty

2. Menanyakan ke beberapa vendor untuk item tersebut dan melakukan perbandingan.

3. Pertimbangkan terms of payment

4. Pertimbangkan cara pengiriman barang. By expedisi atau langsung.

5. Jangan lupa tanyakan minimum qty order. Barangkali kamu keburu PO dan ternyata ada minimum qty ordernya. Jadi barangmu engga dikirim

6. Pastikan harga barang sudah dengan free ongkirnya agar tidak ribet

7. Lakukan evaluasi pada setiap vendor setiap setahun sekali mengenai kualitas, kecepatan kirim, penawaran harga, dan pelayanan atau servis.

8. Lakukan negosiasi ulang karena biasanya para vendor atau supplier memberikan harga 2.5 kali lebih besar dari harga asli untuk barang-barang dengan sistem pembayaran TOP (terms)

Dalam realitanya. Ada beberapa vendor yang memaksa ingin diberi orderan. Misalnya dengan memberikan iming-iming uang. Ingat jangan kemaruk. Karenan nanti akan menyulitkan dirimu sendiri saat bekerja. Jangan menerima pemberian dari vendor-vendor yang memang bermasalah. Dan usahakan untuk tetap berlaku adil dan bijaksana pada semua vendor. Jangan berat sebelah. Pilihlah vendor yang junur dan mensupport pekerjaanmu sebagai purchasing. Misalnya, vendor-vendor yamg bisa kirim langsung dan fast respon serta mensupport pengiriman kapan saja saat ada kebutuhan barang yang urgent.

Jika memungkinkan dan kamu sudah siap secara finansial, lebih baik resign dan membuat bisnismu sendiri. B-)B-)B-)

Demikianlah tips untuk purchasing dalam bekerja. Semoga bermanfaat ya. :D

Tuesday, 23 June 2020

Si Ijo Dadar Gulung Sold



Jadi, kita punya 3 motor. 2 motor pribadi satu motor dinas. Yang namanya motor kan mesti diurus kan ya? Nah, kebetulan si motor ijo ini cukup engga keurus. Mesinnya udah pernah turun karena sering dipake jalan bogor-majalengka selama hampir 5 tahunan. O iya, motor ijo ini motor suamiku. Jadi sudah menemani dia dari semenjak bujangan dan kerja di bogor.
Karena sekarang udah nikah dan sekarang beban motor kami jadi ada 3, si ijo ini cukup engga keurus. Pajak off 2 tahun, mesin servise seadanya, dan lain-lain pokoknya. Karena ada si merah scoopy dan si rx king yang lebih sering dipake. Dua motor ini juga bukannya engga ada masalah ya kawan. Justru banyak juga masalahnya. Yaitulah mengapa akhirnya ada yang tersisihkan.
Sedih sih, eman, itu yang dirasakan suami. Tapi yo gimana? Kita butuh uang buat bangun rumah, terus motor ngejogrog aja. Ya walaupun engga ngejogrog-jogrog amat. Toh dipake sama sepupu.
Ceritanya hari ini motor udah kejual. Seharga plek 6 jutaan. Alhamdulillah ya. Itu harga motor seadanya. Kalau kulihat di internet sih pasaran harga 8.4jt
Cuma ya itu mesin bagus, pajak ok. Kalau dihitung sih ya sama aja ya.
Rencananya hasil penjualan motor ini bakalan dipakai buat beli hebel. Doain ya mamak-mamak, semoga lancar bangun rumahnya.
Badewei, ada kisah nih dibalik penjualan motor ini. Jadi awalnya, kita ngobrol dulu buat mendiskusikan penjualan motor ini.
Me : yah, motor ijo kita jual aja ya.
He : sayang bu
Me : sayang kenapa? Kan engga dipake lagi sekarang karena dah ada yang king sama scoopy
He : motor itu banyak sejarah dan kenangannya
Me : ya kan dia engga benar2 pergi yah. Cuma ganti wujud jadi dinding rumah kita
He : (nakol kepala gue)
Kita ketawa-ketawa
He : sebenernya sih bukan itu
Me : apa yah?
He : motor itu kan ada bekas duduk si atun, si anu, si ini....
Me : (nakol balik) huuu ngajak perang nih. Dah wis jual aja
Gue semangat berapi-api
Terus kita ketawa
Dia akhirnya merelakan motornya dijual. Semoga makin banyak rejekinya ya ayah baim... biar bisa beli mobil... sama klx.... Aamiin :D
Ligung, 23 Juni 2020

Thursday, 4 June 2020

Dear Anakku Baim

Kalau cerita tentang anak ibu ini, rasanya kata-kata engga cukup buat menggambarkan rasa syukur atas kehadiranmu. Atas keadaanmu, atas apa yang allah beri sama ibu dan ayah. Makin hari, ibu merasa makin paham, dan semoga keyakinan ibu itu benar, kalau takdir yang tuhan berikan selalu untuk kebaikan hambanya.
Nak, baim, anak ibu... Ibu tahu, semua pun tahu, bahkan kamu pun tahu, kamu terlahir dengan begitu spesial, dengan tangan yang Allah ciptakan secara spesial. Ingat loh, spesial. Tak banyak yang mrmiliki tangan sepertimu. Jadi, kamu spesial karena kamu berbeda. Tapi keberbedaan itu bukan hal yang buruk.
Pernah dengar cerita tentang sapi ungu? Si sapi ungu akan menjadi sapi yang unik dan mudah diingat orang dibanding sapi-sapi lainnya. Karena ia berbeda. Ia akan memiliki nilai lebih tinggi dibanding sapi lainnya.
Begitu pun Barang dagangan akan populer ketika dia dikemas dan dibuat dengan cara yang unik dan berbeda dari yang lainnya. Baik cita rasa maupun bahan yang digunakan..baik bentuk maupun kemasan. Harganya pun bisa jadi lebih mahal. Kamu tahu starbucks kan sayang? Kamu bisa tahu berapa harga satu cup  kopi nya kan sayang? Nah begitulah ke-spesialan itu berlaku.
Jadi berbeda itu tidak buruk, bukan?
Beberapa orang mungkin ada yang melihatmu secara simpati, beberapa mungkin menganggap kasihan. Tapi tak menutup kemungkinan semua akan menatap kagum ketika mengetahui kemampuan yang allah beri padamu. Jadi jangan pernah pesimis apalagi bersedih dengan apa yang allah beri. Karena disetiap manusia diselipkan kekurangan dan kelebihan secara adil, seeemuuuaaa orang. Bukan cuma kamu, tapi ibu dan ayah juga. Semua orang memiliki kekurangan dan kelebihan.
Jangan pernah merasa rendah diri, optimislah. Banyak-banyaklah bersyukur dengan apa yang kita miliki. Kita ini berharga dan Jangan pernah kufur nikmat. Allah kasih kita sehat, allah kasih kita bisa berjalan, allah kasih kita bisa melihat, allah kasih kita ketenangan jiwa, allah kasih kita kesempatan yang sama, allah kasih kita rejeki dan maaasiiiiih banyak lagi.
Makanya ada pepatah islam mengungkapkan bahwa, jika kita gunakan lautan sebagai tinta untuk menuliskan anugerah yang allah beri kepada kita, itu tidak akan cukup. Makanya bersyukurlah. Bersyukur yang membuat kita bahagia. Bukan bahagia yang menjadikan kita besyukur.
Jika kamu tanya ibu atau ayah, apakah ibu atau ayah malu? Tidak nak. Ibu dan ayah bangga padamu. Sedari kecil kamu selalu berusaha. Banyak hal yang bisa kamu lakukan menyamai bahkan melebihi anak-anak lain. Ibu bersyukur segala kekhawatiran yang ibu miliki musnah karena melihat kemampuanmu. Seolah kamu ingin menunjukkan pada ibu dan ayah, "jangan khawatir, aku bisa. Jangan khawatir, aku mampu."  Sehingga ibu yakin, kamu bisa, kamu mampu. Jika ibu saja yakin pada kemampuanmu, kenapa kamu harus ragu? Iya, kan?
Nak, ketika kamu dalam kandungan ibu, ibu selalu berdoa untukmu agar kamu menjadi anak yang sholeh, anak yang baik, berakhlakul karimah, berbakti pada orang tua, menjadi suri tauladan yang baik bagi sekelilingnya, menjadi pemimpin yang baik karena kamu anak laki-laki yang pasti akan memimpin keluargamu, allah tinggikan harkat derajatmu, allah cerdaskan otakmu nak, dilimpahi dengan rezeki yang banyak, dan sehat, anak ibu Luffy rafis ibrahim. Dan ibu yakin, allah mengabulkan doa-doa ibu....
Melalui tanganmu ibu banyak belajar. Banyak yang ibu pahami, banyak hal yang ibu syukuri. Ibu bangga padamu nak.
Terima kasih nak, sudah hadir dalam hidup ibu. Terima kasih nak, karena telah berjuang.  Tetap semangat, jangan pantang menyerah. Yakinlah pada allah, berpegang teguhlah pada ajaran islam.
Allah SWT berfirman:
قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ 
qod aflahal-mu`minuun
"Sungguh beruntung orang-orang yang beriman,"
الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَا تِهِمْ خَا شِعُوْنَ ۙ 
allaziina hum fii sholaatihim khoosyi'uun
"(yaitu) orang yang khusyuk dalam sholatnya,"
وَا لَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَ ۙ 
wallaziina hum 'anil-laghwi mu'ridhuun
"dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,"
وَا لَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فَا عِلُوْنَ ۙ 
wallaziina hum liz-zakaati faa'iluun
"dan orang yang menunaikan zakat,"
وَا لَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَ ۙ 
wallaziina hum lifuruujihim haafizhuun
"dan orang yang memelihara kemaluannya,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 1-5)
Allah SWT berfirman:
وَا لَّذِيْنَ هُمْ لِاَ مٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَا عُوْنَ ۙ 
wallaziina hum li`amaanaatihim wa 'ahdihim roo'uun
"Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 8)
وَا لَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَا فِظُوْنَ ۘ 
wallaziina hum 'alaa sholawaatihim yuhaafizhuun
"serta orang yang memelihara sholatnya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 9)
اُولٰٓئِكَ هُمُ الْوَا رِثُوْنَ ۙ 
ulaaa`ika humul-waarisuun
"Mereka itulah orang yang akan mewarisi,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 10)
الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَ ۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
allaziina yarisuunal-firdauus, hum fiihaa khooliduun
"(yakni) yang akan mewarisi (Surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya."
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 11)
Jadilah anak sholeh dan cerdas nak. Ibu bangga padamu.
Untuk yang ibu cintai, anak ibu Luffy Rafis Ibrahim.

Sunday, 31 May 2020

Dear Suami...

Andai bisa digambarkan, betapa bersyukurnya aku memiliki dirimu. Betapa bahagianya aku atas kehadiranmu dalam hidupku. Terima kasih pak suami, sudah datang dan melamarku.
Dengan hadirnya kamu, aku makin yakin bahwa takdir tuhan itu yang terindah. Dia memasangkan aku dan kamu supaya aku merasa memiliki teman, kita memiliki banyak kesamaan pemikiran, sifat yang saling mendukung, kita bergantian jadi api maupun air  untuk satu sama lain, kamu yang lebih tenang aku yang grabak grubuk, tapi insyaallah semua itu untuk kita banyak belajar. Supaya kita paham, supaya kita mengerti satu sama lain. Dan aku mengerti juga bersyukur sekarang ini, akhirnya aku tahu harus seperti apa laki-laki baik itu, seperti apa rasanya dicintai dengan baik itu, seperti apa rasanya dihargai itu.
Pak suami, walau kamu sering banget bikin aku gedek, tapi kamu juga sering bikin aku seneng. Mungkin kami sering bikin aku kesel,  tapi kamu juga sering bikin aku bahagia. Semua kesal, marah, maupun kecewaku tak membuat rasa sayangku padamu luntur. Mungkin aku kadang bersikap kontra kelihatannya, kadang marah-marah, bikin kamu bingung, kadang aku juga sering ngeselin. Tapi, itu semua bukan berarti cintaku luntur. Aku sayang dan insyaallah makin sayang. Karena untuk apa membenci suami sendiri karena kesalahan maupun kekurangannya, toh, aku pun memiliki banyak kekurangan dan kesalahan. Jika pun kamu membuatku kesal, aku yakin akupun begitu. Kita hanya perlu sama-sama sadar dan sabar.
Pak suami, mari kita sama-sama belajar ya... Bagaimana menjadi pribadi yang baik. Mari kita maju sama-sama.
Kita bukan hanya suami istri, tapi juga teman, sahabat, keluarga, partner, dan kolega. Kita ini, sudah sepaket. Susah senang sama-sama dirasa.
Di luar sana kamu bekerja, berusaha, dan mencari nafkah untuk kami. Menjaga kepercayaan kami, m lakukan yang terbaik untuk kami. Terima kasih ya pak suami, atas segala apapun yang kamu perjuangkan untukku dan anak kita. Aku sayang kamu...
Teruntuk yang tercinta
Pak suami Daviqi Ihsanudin

Wednesday, 19 February 2020

Curahan Hati Seorang Mamak dalam Biduk Rumah Tangga

Mak, dulu kenapa mau nikah sama papanya anak-anak? Pernah mikir engga kalau ternyata menikah itu kayak naik roller coaster? Ngeri-ngeri sedap begitu. Pernah kepikir engga? Engga kan ya? Mungkin awalnya kita pikir menikah itu adalah solusi dari rasa rindu, ingin bertemu, ingin bersama, atau solusi dari percikan rasa cinta.. daripada terjerumus terlalu lama dalam dosa. eya eyaa...
Namun setelah menikah, rasa rindunya cinta itu berganti dengan rasa gedek, rasa kesel, lelah, marah, dan sebagainya. Terlebih kalo suami susah bangun pagi, udah dibangun dengan lembut kayak saran dari pak ustadz, eh misua malah makin pules tidurnya. Akhirnya mau engga mau jadi mencak-mencak kan yaa.. eh, disangkanya kita pemarah. Padahal emang udah berkali-kali dibangunin cuma engga nyaut-nyaut, ye kan?
Bukan cuma itu, kegedekan lain ketika misua engga paham kalo kita butuh bantuan. Kita udah bangun pagi nih, langsung mandi, shalat, dan nyambi kerjaan. Nyambi kerjaan tuh misalnya begini, sambil masak, sambil nyuci baju di mesin cuci. sambil masak makan, sambil masak air. Cuci piring, mau nyapu eh anak bangun. Otomatis anak dulu dong. Terutama kalo masih balita di bawah 2 tahun kan langsung di urus yaa langsung dimandiin, disuapin.
Eeeh si misua yang daritadi  udah mandi dan shalat malah lanjut main hp. Kita beres nyuci, suami lanjut liat ig, beres masak, masih nonton tiktok, kita udah nyiapin sarapan masih ngecek WA, kita mau nyapu masa sambil gendong anak? Dan doi masih anteng aja sama hapenya.
Bikin tepok jidat kan mak? Apalagi yang masih tinggal serumah sama orang tua atau mertua. Tekanannya lebih luar biasa. Belum lagi misalnya mamak ini juga kerja. Belum mikirin kerjaan, ngerjain kerjaan rumah, di'kerjain' suami juga.  Ya Allah, mamak doain semua mamak seluruh indonesia yang mengalami hal-hal diatas sabar, cepet kaya biar bisa gaji prt, dan dapat jaminan surga dari Allah. Aamiin.
Kalo flash back ke jaman dulu rasanya so sweet banget. Apalagi jaman pacaran. Beuuh..., kita dijemput, ditraktir, dianterin. Terutama dari sisi ngalah ya. Ngalahnya luaaarrr biasa. Mau aja kita suruh apa suruh apa. Kita diperlakukan layaknya ratu. Tapi setelah beneran jadi ratu dalam hidupnya eeh malah kayak babu ya, masyaallah.
Mau lah sebagai istri  juga dibantuin jemur baju, bantuin masak, mau bantuin nyuci. Jangan cuma sesekali. Tiap hari. (Lah hidup kan tiap hari ya?)
Setelah nikah, punya anak. Suami yang dulunya mungkin rajin, mau ikut bantu, setelah punya anak makin males.
Kalo udah gak sabar, lelah, marah, kesal, banyak-banyakin istigfar mak.
Beberapa pasangan mungkin sudah berhasil dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, hak dan kewajibannya masing-masing. Tapi, beberapa pasangan masih banyak yang masih berjuang untuk sampai ke titik di mana mereka bisa melaksanakan hak dan kewajiban, tugas dan fungsinya masing-masing sehingga rumah tangga bisa berjalan lancar, sakinah mawaddah warahmah. seperti yang diidamkan saat dulu sebelum menikah.
Perjuangan seorang mamak alias ibu engga cuma sampe dikerjaan rumah. Mamak mamak memiliki tugas multi yang harus bisa dia pecahkan. Misal nih, mamak harus bisa menej keuangan, menej waktu, dsb. Dan jika belum terpecahkan jangan kaget kalo uang bulanan sering kurang. Jangan aneh kalo tiap agi ketuprukan karena kerjaan rumah belum beres. Dan jangan aneh kalo rumah apalagi kamar masih tetap berantakan.
Badan capek, hati capek, kerjaan belum beres juga.
Semangat ya mak, jangan maksain diri kalo mamak lelah. Jangan sampe sakit atau engga bahagia menjalani biduk rumah tangga.
Mari kita bicarakan dengan suami apapun demi solusi agar rumah tangga kita bahagia dan langgeng.
Selamat berjuang mamak-mamak
Ligung, 2/3/2020